Musyawarah Daerah PD DDI Kota Makassar

KETUA PD DDI KOTA MAKASSAR DITETAPKAN DENGAN MEKANISME MUSYAWARAH MUFAKAT
Musyawarah Daerah PD DDI Kota Makassar berlangsung khidmat penuh kekeluargaan yang dilaksanakan di Aula Kantor Kementerian Agama Kota Makassar jl.Rappocini Raya.

Setelah melalui mekanisme Musda berhasil menetapkan Drs.HM.Kasim Abubakar sebagai ketua PD DDI Makassar periode 2020 – 2024 dengan mekanisme Musyawarah Mufakat alias tidak vooting.

Dok. Suasana Musda PD DDI Kota Makassar

Musyawarah mufakat ditempuh setelah seluruh  peserta dan Pemegang  suara bermufakat mengamanahkan kepada HM.Qasim Abubakar sebagai ketua. Dalam Sidang pleno pemilihan Formatur yang dipimpin oleh ketua SC Hasan Pinang setelah membacakan Tata Tertib bahwa azas musyawarah DDI diutamakan musyawarah mufakat.

 

 

Walau sebelum pembukaan Musda sejumlah kandidat yang disebut sebut akan maju sebagai ketua PD DDI Makassar, di antaranya DR.H Arsyad Ambo Tuwo, Ahmad Taslim, HM.Qasim Abubakar, Afdhal Subaek, Hasan Pinang dan H Abd.Rahman Bahnadi.

Sebelumnya Musda PD DDI Kota Makassar dibuka oleh Kepala Kantor Kemenag Kota Makassar Dr.Arsyad Ambo Tuwo, M.Ag. yang dalam sambutannya menegaskan bahwa DDI adalah salah satu organisasi keagamaan yang besar di Indonesia karena berbasis pondok Pesantren dan Madrasah. Kini saatnya bangkit kembali meneguhkan semangat untuk mengabdi ke umat lewat Trilogi DDI yakni Dakwah, Pendidikan dan ibadah sosial.

Musda ini juga diawali oleh taushiyah dari sesepuh DDI Anregurutta DR.H.Muh.Sanusi Baco, Lc.yang juga Ketua MUI Sulsel. Dalam taushiyah di hadapan seluruh peserta, beliau menyampaikan bahwa Nafas kehidupan DDI sejak lahirnya itu tahun 1948 ada kepeloporan Gurutta KH.Abdulrahman Ambo Dalle yang sangat gigih berdakwah dan menyebarkan pendidikan pesantren dan madrasah. Lebih lanjut Anregurutta Sanusi Baco Lc, menegaskan bahwa Pendidikan generasi harus kembali kepada pola dan sistem Pendidikan Quraniyah. Hal ini menjadi amanah besar bagi kaum Ummahat DDI, bahwa pendidikan awal dan utama adalah yang kasih sayang ibu dalam mendidik anaknya. Kalau ada generasi muda yang berakhlak dan berprestasi maka itu tidak lain karena kasih sayang dan pendidikan dari ibunya, serta didukung oleh bapaknya. Hal disambut semangat dan diamninkan oleh seluruh peserta Musda yang memenuhi aula Kemenag sabtu siang.

Ahmad Taslim selaku ketua Panitia melaporkan bahwa Musda DDI kali ini sangat istimewa dan terasa lengkap karena dihadiri oleh para Masyayikh dan sesepuh DDI, seperti KH.M.Alwi Nawawi, M.Pd, (wakil Ketua Umum Pengurus besar DDI), Ketua PW DDI Sulsel HM.Yahya Ahmad Lc, KH.Ahmad Ridha Rasyid (putra pendiri DDI AGH.Abdulrahman Ambo Dalle), Pimpinan Pondok Addariyah DDI, Drs. KH.Amrullah Husain, Ketua Permata DDI Assalam Sulsel Hj.Dra. Mulyati, Keluarga besar Kemenag Kota Makassar, seluruh Pimpinan Cabang dan Kepala Madrasah dan kader DDI dari berbagai perguruan tinggi UIN, STAI DDI.(red)