Apa Itu Malam Lailatul Qadar

0
39

AG. Prof. Dr. H. A. Syamsul Bahri AG., Lc., MA.

LAILATUL QADR

Apa itu Malam Lailatul Qadr?

Secara bahasa, Lailatul Qadr terdiri dari dua kata Bahasa Arab yaitu lail atau lailah yang artinya malam hari, sedangkan kata qadar berarti ketetapan atau sesuatu yang ditentukan oleh Allah SWT dari urusan-urusan.

Sehingga dapat disimpulkan bahwa Lailatul Qadar adalah malam ketika Allah menetapkan perjalanan hidup manusia.

Lailatul Qadr juga dapat didefinisikan sebagai salah satu malam yang paling mulia di bulan Ramadan.

Disebutkan pula dalam Al-Quran surat Al-Qadr ayat 3, bahwa Lailatul Qadr adalah malam yang lebih baik daripada malam seribu bulan.

Arti Lailatul Qadr

Dalam Al-Quran, Lailatul Qadr memiliki beberapa arti seperti malam penetapan, malam kemuliaan, dan malam yang sempit. Ketiga arti tersebut memiliki makna yang berbeda-beda.

Pertama, Lailatul Qadr dianggap sebagai malam penetapan Allah bagi perjalanan hidup manusia.

Hal ini dijelaskan dalam Surat Ad-Dukhan (44:3) bahwa “Sesungguhnya kami (mulai menurunkannya pada malam yang diberkahi (Lailatul Qadar)). Sesungguhnya kamilah pemberi peringatan”.

Kedua, penyebutan Lailatul Qadr sebagai malam kemuliaan didasarkan pada kejadian turunnya Al-Quran.

Berdasarkan tafsir Al- Quran Al ‘Azhim (14:403) yang diriwayatkan oleh Ibnu Abbas dijelaskan bahwa Al Quran diturunkan sekaligus dari Lauh Al-Mahfuz ke Baitul Izzah pada Lailatul Qadr.

Kemudian Allah menurunkan Al- Quran kepada Rasulullah SAW tersebut secara terpisah sesuai dengan kejadian-kejadian yang terjadi selama 23 tahun.

Selain itu, kata Qadr yang berarti mulia juga dijelaskan dalam surat Al- An’am ayat 91 tentang kaum musyrik, bahwa mereka itu tidak memuliakan Allah sebagaimana kemuliaan yang semestinya, tatkala mereka berkata bahwa Allah tidak menurunkan sesuatupun kepada manusia.

Ketiga, Lailatul Qadr dianggap sebagai malam yang sempit dikarenakan pada malam itu banyak malaikat yang turun ke bumi.

Dengan kata lain, keadaan pada Lailatul Qadr sempit karena para malaikat berhimpitan memenuhi bumi.

Hal tersebut dijelaskan dalam Surat Al-Qadr (97): 1-5 bahwa pada malam itu turun malaikat dan ruh (Jibril) dengan izin Tuhannya untuk mengatur segala urusan.

Tanggal berapa Lailatul Qadr?

Meskipun tidak ada yang mengetahui dengan pasti kapan Lailatul Qadr terjadi, namun beberapa hadits mengatakan jika Lailatul Qadr jatuh pada malam ganjil di 10 hari terakhir bulan Ramadan. Hal tersebut tergambar dalam sabda Rasulullah SAW, “Carilah Lailatul Qadr pada tanggal ganjil dari sepuluh akhir bulan Ramadan,” (H.R. Bukhari).

Rasulullah SAW memberi teladan pada umat muslim untuk meningkatkan ibadah dengan tujuan mendapatkan keistimewaan Lailatul Qadr. Para umat muslim akan mencari Lailatul Qadr pada 10 hari terakhir Ramadan dengan melakukan I’tikaf di masjid.

Billahi Tawfiq waDakwah wal Irsyad

ddi abrad 1