PKM Internasional Ketua Prodi S2 PBA UIN Alauddin di Mesir

0
11

Ketua Prodi S2 PBA UIN Alauddin Perkuat Jejaring Alumni DDI di Mesir dalam PKM Internasional

KAIRO – Ketua Program Studi Magister (S2) Pendidikan Bahasa Arab Pascasarjana UIN Alauddin Makassar, Dr. Hj. Haniah, Lc., M.A., melaksanakan kunjungan kerja sekaligus silaturahim internasional di Kairo, Mesir.

Pertemuan yang dikemas dalam bentuk Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Internasional ini berlangsung hangat di Sekretariat Ikatan Alumni DDI (IADI) Mesir, Kairo, pada Jumat malam (6/11/2026).

Sebagai alumni Pondok Pesantren (PP) DDI Mangkoso Barru sekaligus alumni S1 dan S2 Universitas Al-Azhar tahun 2005, kehadiran Dr. Haniah disambut langsung oleh Ketua IADI Mesir, Andi Faris A. Aderus (mahasiswa tingkat 4 Universitas Al-Azhar asal PP DDI Mangkoso), beserta jajaran pembina dan mahasiswa alumni DDI yang sedang menempuh studi di Mesir.

Tujuan, Urgensi, dan Makna Pertemuan

• Tujuan: Mengimplementasikan program internasionalisasi Pascasarjana UIN Alauddin Makassar melalui PKM nyata, sekaligus mempererat hubungan emosional dan akademis antara institusi, dosen senior, dan para mahasiswa Indonesia yang sedang menuntut ilmu di Mesir.

• Urgensi: Menjadi jembatan kolaborasi konkret dalam penguatan kapasitas kebahasaan dan Tafaqquh fiddiin. Pertemuan ini juga krusial sebagai wadah pemetaan potensi alumni serta pemberian dukungan moril langsung di lapangan.

• Makna: Menegaskan esensi bahwa proses belajar dan mengabdi bersifat sepanjang hayat (long-life learning).

Pesan Motivasi untuk Mahasiswa di Mesir.

Dalam pertemuan tersebut, Dr. Haniah menitipkan pesan mendalam bagi para Alumni DDI dan mahasiswa Indonesia di Mesir agar dapat menyelesaikan studi dengan hasil terbaik:

1. Jaga Fokus dan Integritas Akademik: Memanfaatkan waktu di Bumi Anbiya dengan disiplin tinggi, menyerap ilmu langsung dari para masyaikh Al-Azhar, dan tidak menyia-nyiakan kesempatan emas belajar di pusat peradaban Islam.

2. Lulus Tepat Waktu dengan Nilai Terbaik: Menjadikan target kelulusan sebagai komitmen moral kepada orang tua, almamater pesantren, dan bangsa yang menaruh harapan besar pada mereka.

3. Kembali untuk Mengabdi: Mengingatkan bahwa gelar dan ilmu dari Timur Tengah tidak akan bermakna tanpa kontribusi nyata. Setelah lulus, para mahasiswa diharapkan pulang ke tanah air untuk mengabdi kepada umat dan bangsa, menjadi benteng moderasi beragama, serta memajukan pendidikan Islam di Indonesia.

Selain IADI Mesir, dalam rangkaian kunjungan di Mesir,1- 6 Nov 2026, Dr. Haniah juga melakukan safari silaturahim dengan berbagai elemen komunitas penting lainnya di Kairo, yaitu:

1. Lembaga Bahasa Arab Alsun Cairo (untuk agenda Pelatihan Bahasa Arab bagi santri Indonesia).
2. Mahasiswa IKAKAS (Ikatan Keluarga Alumni As’adiyah Wajo).
3. Mahasiswa KKS (Kerukunan Keluarga Sulawesi) di Baruga Sulawesi.
4. Mahasiswa Baiquni (Alumni MANPK Makassar).
5. Demikian pula, bersama mahasiswa Indonesia dan Alumji DDI, mengikuti pengajian Syekh Ali.Jum’ah ( Mufti Agung Mesir ), Syekh Amru Wardani, Dr. Saleh, Lc.MA ( Wakil Dekan Kulliyah Ulum Univ.Al.Azhar ),.Dr. Nuruddin, Lc.MA.

Kunjungan ini juga membawa misi personal yang inspiratif. Selain mendampingi putrinya, A. Ahla Naylah ( Alumni PP DDI Mangkoso ) untuk memulai studi Strata Satu (S1) Ilmu Bahasa Arab di Universitas Al-Azhar, Dr. Haniah turut memanfaatkan peluang emas ini untuk melanjutkan studi Strata Tiga (S3) bidang di almamater tercintanya, Universitas Al-Azhar, pada bidang Ilmu Sastra Arab dengan Konsentrasi Ilmu Balagah melalui jalur by Research & Online.

Dr.Haniah, alumni S1 Ilmu Bahasa Arab tahun 2000 dan Alumni Dirasah Ulya ( Pasca Sarjana ) Univ. Al Azhar. Konsentrasi Ilmu Balagah tahun 2005.Sedangkan S3 nya, bidang Pendidikan Bahasa Arab di Pasca Sarjana UIN Malikiy Malang, tahun 2015.

Saya didukung optimal oleh suami : Dr.H.Andi Muhammad Akmal, S.Ag.M.HI (Sesama Alumni DDI Mangkoso dan sejawat Dosen di UIN Alauddin Makassar) untuk.melanjutkan studi.S3 Ilmu Balagah by research di Univ.Al.Azhar ini, kata Dr.Haniah, yang juga Pimpinan IMLA Sul Sel ini.

Langkah Dr. Haniah yang mendampingi anaknya kuliah sekaligus mendaftar S3 menjadi simbol kuat bagi generasi muda. Kehadirannya berhasil merajut simpul kultural (DDI, As’adiyah, MANPK, dan KKS) menjadi kekuatan kolektif yang mengharumkan nama bangsa di kancah internasional.

ddi abrad 1