Sifat Wara’ Dan Tingkatannya

0
14

Menurut Imam Al-Ghazali dalam kitab Al Arbain, wara’ adalah sikap hati-hati yang ekstrem untuk menghindari perkara syubhat (samar halal-haram) dan yang makruh, guna menjaga kesucian agama dan kehormatan diri.

Ini melibatkan 4 tingkatan: wara’ adil (meninggalkan haram), saleh (meninggalkan syubhat), bertakwa (meninggalkan mubah yang mengarah ke haram), dan siddiqin (meninggalkan selain Allah).

Tingkatan Wara’ Menurut Imam Al-Ghazali:

1) Wara’ al-‘Udul (Wara’ Minimal/Adil)

Tingkatan dasar yang wajib bagi setiap Muslim, yaitu menjauhi segala perkara yang jelas-jelas haram dan hal-hal yang dapat merusak integritas (syarat untuk menjadi saksi adil).

2) Wara’ as-Shalihiin (Wara’ Orang Saleh)

Menjauhi perkara syubhat (samar halal-haram) karena takut jatuh ke dalam perkara haram.

3) Wara’ al-Muttaqiin (Wara’ Orang Bertakwa)

Meninggalkan perkara mubah (boleh) yang diyakini atau dikhawatirkan dapat membawanya kepada perbuatan haram.

4) Wara’ as-Siddiqin (Wara’ Orang Jujur/Tertinggi)

Tingkatan tertinggi di mana seseorang meninggalkan segala hal yang tidak bermanfaat untuk kehidupan akhirat, bahkan meninggalkan perkara halal yang mubah jika itu dapat mengalihkan fokus hati dari Allah SWT.

ddi abrad 1