Menyayangi Makhluk

0
166

Dalam setiap sesuatu yang merayap di dalamnya ada kehidupan, kata Nabi, “ada pahala.” Konteks hadis tersebut adalah berbuat baik kepada hewan.

Demikian juga hadis terkenal, bahwa ada seorang pelacur masuk surga karena memberi minum seekor anjing, dan seorang wanita ahli ibadah masuk neraka gara-gara mengurung dan tidak memberi makan seekor kucing (Al-Hadis)

Kisah berikut, yang sejalan dengan hadis tersebut:

Dahulu kala, ibu sang sultan dikenal sebagai seorang dermawan. Ia menanam pohon-pohon sebagai tempat berteduh bagi penduduk Istanbul di kala musim panas. Ia juga membiayai jaringan sumur sehingga para penduduk dapat memperoleh air dengan lebih mudah. Ia membangun mesjid, sekolah, juga rumah sakit, yang ia bantu dengan lahan yang menghasilkan pemasukan. Sehingga, semua itu dapat berfungsi selama-lamanya.

Ketika rumah sakit tersebut sedang dibangun, ia mengunjungi lokasinya. Di sana ia melihat seekor semut jatuh ke dalam beton yang masih basah. Ia memutuskan bahwa tak ada satu ciptaan pun yang boleh menderita akibat tindakan dermanya. Ia menancapkan payung buatan Prancis miliknya yang mahal ke dalam beton tersebut, kemudian mengangkat keluar semut tersebut.

Beberapa tahun kemudian, pada malam kematiannya, beberapa teman dekatnya bermimpi tentang dirinya. Ia tampak muda dan berseri-seri. Dan ketika ia ditanya apakah ia masuk surga karena seluruh dermanya, ia menjawab, “Tidak, keadaan yang kualami sekarang adalah semata-mata karena seekor semut yang kecil.”