Tafsere Akorang Mabbasa Ogi

0
194

Surat an-Nazi’at ayat 15-26

ᨀᨗᨖᨊ ᨊᨅᨗ ᨆᨘᨔ ᨑᨗᨒᨒᨛᨊ ᨆᨚᨒᨚᨕᨗᨓᨗ فرعون

Kisah Nabi Musa menghadapi Fir’aun

15. ᨄᨘᨑᨊᨚᨁ ᨊᨒᨛᨈᨘᨀᨗ ᨕᨙ محمد ᨀᨗᨔᨊ ᨊᨅᨗ ᨆᨘᨔ᨞

Adakah Muhammad telah mengetahui kisah Nabi Musa?

16. ᨑᨗᨓᨛᨈᨘ ᨑᨗᨈᨇᨕᨗᨊ ᨊᨅᨗ ᨆᨘᨔ ᨑᨗᨄᨘᨓᨊ ᨑᨗᨒᨚᨇᨚ ᨆᨒᨛᨅᨗᨕᨙ ᨐᨗᨊᨑᨗᨈᨘ طوي᨞

Sewaktu Nabi Musa dipanggil di Lompo Tuwa yang disucikan

17. (ᨊᨑᨗᨄᨚᨕᨉᨊᨗ ᨊᨅᨗ ᨆᨘᨔ ᨆᨀᨛᨉ) ᨒᨚᨀᨊᨚ ᨈᨇᨕᨗᨓᨗفرعون ᨞ ᨆᨍᨛᨄᨘ ᨑᨗᨈᨘ فرعون ᨈᨒᨗᨓᨛᨒᨗᨓᨛᨊᨗ ᨅᨃᨕᨘᨀᨛᨊ᨞

Sampaikanlah (wahai Musa) dakwah kepada Fir’aun bahwa kelakuannya telah melampaui batas.

Dakwah (خطاب الدين) sejatinya ditujukan kepada non muslim, namun perkembangan saat ini umumnya disampaikan kepada sesama kaum muslim.

18. ᨊᨄᨚᨕᨉᨂᨗ فرعون ᨆᨀᨛᨉ᨞ ᨕᨛᨃᨁ ᨕᨙᨒᨚᨆᨘ ᨕᨛᨋᨛᨂᨙ ᨌᨗᨊᨆᨘ ᨄᨌᨗᨂᨗ ᨕᨒᨙᨆ. (ᨄᨚᨒᨙ ᨑᨗᨕᨄᨘᨔᨂᨙ)᨞

Disampaikan awalnya kepada Fir’aun: Masih adakah keinginanmu membersihkan dirimu (dari kesesatan)

19. ᨊᨕᨘᨈᨗᨑᨚᨓᨀᨚ ᨆᨚᨒᨕᨗ ᨒᨒᨛᨊ ᨄᨘᨓᨆᨘ ᨀᨘᨓᨆᨛᨂᨗ ᨆᨘᨕᨙᨈᨕᨘᨕᨗ ᨀᨚᨑᨗᨈᨘ᨞

Saya akan tunjukkan jalan Tuhan supaya engkau bertaqwa

20. ᨕᨁ ᨊᨑᨗᨄᨕᨗᨈᨕᨗᨊ فرعون ᨑᨗ ᨊᨅᨗ موسي ᨕᨆᨘᨍᨗᨔᨀᨛ ᨆᨑᨍ᨞

Kemudian Nabi Musa menunjukkan kepada Fir’aun mukjizat yang luar biasa.

21. ᨊᨕᨙᨀᨗᨐ ᨆᨄᨅᨛᨒᨙᨕᨗ فرعون ᨊᨆᨉᨚᨑᨀ᨞

Namun Fir’aun mendustakan dan mendurhakainya.

22. ᨊᨕᨗᨊᨄ ᨆᨅᨚᨀᨚ ᨊᨀᨑᨙᨔᨚ ᨆᨚᨒᨚᨕᨗᨓᨗ ᨊᨅᨗ موسي᨞

Kemudian Fir’aun berpaling dan berupaya menolak atau melawan Nabi Musa.

23. ᨕᨁ ᨊᨄᨉᨛᨄᨘᨂᨛᨊᨗ فرعون (ᨄᨆᨗᨇᨗ ᨄᨆᨗᨇᨗᨊ) ᨊᨕᨗᨊᨄ ᨆᨀᨛᨉ᨞

Selanjutnya Fir’aun mengumpulkan para ponggawanya dan berkata:

24. ᨐᨗᨊ ᨄᨘᨓᨆᨘ ᨆᨛᨊ ᨆᨔᨛᨑᨚ ᨈᨋᨙᨓᨙ᨞

“Sayalah Tuhanmu yang paling tinggi”

25. ᨕᨁ ᨊᨑᨗᨌᨒᨊᨗ ᨑᨗᨈᨘ ᨑᨗᨄᨘᨓ ᨕᨒᨈᨕᨒ ᨊᨔᨅ ᨄᨌᨒ ᨆᨈᨗ ᨑᨗ ᨕᨖᨙᨑ ᨊᨛᨊᨗᨐ ᨄᨌᨒ ᨑᨗᨒᨗᨊᨚ᨞

Sehingga disiksalah Fir’aun oleh Allah SWT baik di dunia hingga di akhirat kelak

26. ᨆᨍᨛᨄᨘ ᨕᨛᨃ ᨑᨗᨒᨒᨛᨊ ᨑᨙᨀᨚᨓᨕᨙᨑᨚ ᨕᨀᨒᨙᨅᨑᨀᨛ ᨑᨗᨔᨙᨔᨙᨊ ᨈᨕᨘ ᨆᨙᨈᨕᨘᨕᨙ ᨑᨗᨄᨘᨓᨊ᨞

Sesungguhnya kisah tersebut merupakan ibrah (pelajaran) bagi orang yg takut kepada Tuhannya.

ᨈᨄᨛᨔᨙᨑᨙᨊ᨞

(Tafsirnya)

Telah dijelaskan sebelumnya resahnya Rasulullah Muhammad Saw melihat kaumnya yang keras kepala akan dakwah yang telah disampaikan.

Sehingga Rasulullah dihibur (ᨊᨑᨗᨑᨁᨑᨋᨊ) dengan diajak untuk mengingat kisah Nabi Musa menghadapi Fir’aun yang lebih keras kepala, mendustakan dan mendurhaka.

Insya Allah akan ditolong oleh Allah SWT dengan kemenangan.

Dingajikan oleh AG. Prof. Dr. H. A. Syamsul Bahri AG, Lc. MA.