Ramadhan: Doa Mustajab

0
174

 

Orang bijak pernah berujar: “Usaha tanpa doa adalah sombong dan doa tanpa usaha, sia-sia”.

Ungkapan ini ada benarnya. Dimana letak kesombongan bagi orang yang enggan berdoa? Sebab, merasa diri paling hebat tanpa butuh pertolongan Sang Maha Kuasa lagi.

Padahal semua aktivitas yang dilakukan manusia di planet bumi, baik dan buruk, berhasil atau gagal, semuanya dalam circle Allah Swt.

Di mintaqat Cendrawasih ini, aku sering melihat pemandangan aneh, usai shalat tarawih sebagian jemaah langsung pulang tanpa meluangkan waktu untuk berdoa.

Aku tercengang bahkan tergeleng-geleng menyaksikan peluang yang disia-siakan segelintir pribumi Muslim ini.

Pergi ke masjid shalat tarawih penuhi Sunnah, membelai asa bangkitkan iman.

Namun, usai ibadah langsung pulang tanpa zikir dan doa, sombong!

Saudaraku, “Berdoalah…!!!”

Seseringlah bermunajat kepada-Nya sebagai penyemangat dalam menjalani kehidupan.

Berdoa saja belum tentu dapat distribusi anugerah oleh Sang Maha Mustajabah, apalagi enggan menyenggangkan waktu sekedip bermakrifat tuk memikat & menyapa-Nya.

Saudaraku, teruslah mengetuk pintu langit-langit-Nya, jangan lelah menggedor kamar-kamar gapura-Nya. Mumpung Ramadhan Karim siap memediasi vista mujarab ini.

Mungkin Allah SWT juga selalu menanti ketukan demi ketukan lembut hambah-Nya di setiap saat.

Bukankah Dia telah menyubsidi musa’adah-Nya melalui firman-Nya,

“Seusai kesulitan akan hadir kemudahan.” QS. Al-Insyirah: 5.

Sungguh manis dan indah janji absolut-Nya ini, sebuah ‘traktat terekam abadi’ mampu membangkitkan gelora sang nestapa yang dilanda kegalauan.

Janji Tuhan PASTI benar datangnya, akurat dan terpercaya.

Dia tidak pernah mengecewakan hamba-Nya yang gemar berdoa penuh harap.

Janji-Nya pasti ditepati pada saat yang tepat.

Karena, Dia sangat cermat takaran kontribusi -Nya.

Kecuali, doa sang pesimis yang suka senda gurau. Dia tidak akan pernah mengabulkan doa-doa yang gemar main-main.

Ya Allah, berilah aku rezeki jika Engkau mau…!!!

(Kalau Tuhan tidak mau…. MELO’KO MAGA . . !)

Saudaraku, kini banyak produsen smartphone kelas dunia, seperti: Samsung, Apple, Xiaomi, dan OPPO, terus meluncurkan produk barunya yang serba canggih. Namun, alat komunikasi paling ampuh tetaplah doa.

Sebab, doa sangat besar sinyal jaringan pertikalnya menuju alam elusif, dan amat ampuh ion-ion simponinya kedengaran hingga tujuh petala langit.

Syahdan, doa itu percakapan dua arah antara hamba dan Rabb-Nya, murni terdengar.

Jangan Abaikan!

𝗕𝘂𝗺𝗶 𝗖𝗲𝗻𝗱𝗿𝗮𝘄𝗮𝘀𝗶𝗵, 25 Maret 2023

ddi abrad 1