DDI.OR.ID, NEWS – Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), Syaharuddin Alrif, hadir sebagai narasumber dalam kegiatan Dialog Intelektual yang diselenggarakan oleh Pimpinan Pusat Ikatan Mahasiswa Darud Da’wah wal Irsyad di Kampus IAI DDI Sidrap, Sabtu (14/2/2026).
Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian agenda Kongres XII PP IMDI, yang mengusung semangat penguatan gerakan intelektual dan spiritual kader.
Dalam pemaparannya, Syaharuddin Alrif menekankan pentingnya kolaborasi strategis antara ulama, umara, dan agniya’ sebagai pilar utama dalam membangun peradaban daerah yang kuat dan berkelanjutan. Menurutnya, kemajuan sebuah daerah tidak hanya ditentukan oleh kebijakan pemerintah semata, tetapi juga oleh kekuatan moral dan dukungan ekonomi umat.
“Ulama adalah penjaga nilai dan moralitas umat. Umara adalah pengambil kebijakan dan pelaksana amanah rakyat. Sementara agniya’ adalah penggerak ekonomi yang memiliki sumber daya untuk memperkuat sendi-sendi sosial,” ujarnya di hadapan peserta dialog.
Ia menjelaskan bahwa ketika ketiga elemen ini berjalan sendiri-sendiri, pembangunan akan pincang. Namun ketika bersinergi, maka akan lahir kebijakan yang berpihak pada nilai, program yang tepat sasaran, serta dukungan ekonomi yang mempercepat kesejahteraan masyarakat.
Dalam konteks Sidrap, kolaborasi tersebut diwujudkan melalui dukungan terhadap pendidikan keagamaan, pemberdayaan pesantren, penguatan UMKM berbasis syariah, serta ruang-ruang dialog yang mempertemukan pemangku kepentingan lintas sektor.
Lebih jauh, Bupati Sidrap mengajak kader IMDI untuk tidak hanya menjadi pengamat sosial, tetapi turut aktif menjadi jembatan antara gagasan dan aksi. Ia menilai mahasiswa memiliki peran penting sebagai motor intelektual yang mampu merumuskan solusi berbasis riset, nilai keislaman, dan semangat kebangsaan.
“Gerakan mahasiswa harus mampu menghadirkan pemikiran yang solutif. Jangan hanya kritis, tapi juga konstruktif. Bangun komunikasi yang baik dengan pemerintah, rangkul para ulama, dan libatkan pelaku usaha. Di situlah kekuatan kolektif akan terbentuk,” pungkasnya.
Ketua Umum PP IMDI Hery Syahrullah dalam sambutannya, menyampaikan apresiasi atas kesediaan Bupati Sidrap hadir dan berbagi gagasan. Ia menilai, kehadiran kepala daerah dalam forum intelektual mahasiswa menunjukkan komitmen kuat terhadap pembangunan berbasis kolaborasi dan dialog.
Kegiatan ini diharapkan menjadi momentum konsolidasi gagasan di tengah Kongres XII PP IMDI, sekaligus mempertegas posisi IMDI sebagai organisasi kader yang bergerak dalam tiga ranah pengabdian: keagamaan, kebangsaan, dan keorganisasian.
“Sinergi ulama, umara, dan agniya’ sebagaimana disampaikan Bupati Sidrap menjadi refleksi nyata bahwa gerakan intelektual tidak boleh terlepas dari kekuatan spiritual dan dukungan ekonomi,” tutup Hery.















