LAZIS DDI Punya Manajemen Baru

0
135

Makassar, ddi.or.id.– LAZIS DDI atau Lembaga Amil Zakat Infaq dan Shadaqah Darud Da’wah wal Irsyad punya manajemen baru. Meski tetap bernanung di bawah LAWAZIS DDI, tapi pengelolaan manajerialnya sudah DIPISAHKAN.

Dipimpin oleh Muhammad Ilyas Said sebagai direktur, sosok ini sudah belasan tahun berkecimpung dalam urusan zakat infaq dan shadaqah, bermula ketika membesut Badan Amil Zakat Nasional Kabupaten Maros belasan tahun lalu hingga mampu tegak berdiri sampai hari ini adalah jejak langkah tak terbantahkan.

Berbagai pelatihan dan sertifikasi pengelolaan ZIS telah diikutinya untuk menambah pengetahuan dan mengasah kemampuan manajerialnya. Dari persoalan manajemen, perencanaan hingga pelaksanaan program, semua telah dilahapnya.

Pengalaman itulah yang coba dibawa ke DDI, berbekal pemahaman akan potensi besar bahwa warga DDI ini jumlahnya mungkin sudah ratusan ribu atau bahkan jutaan, kita harus bisa mengkonsolidasi warga ini, jika warga DDI bersatu, target LAZIS DDI untuk mengorbit secara nasional sangat mungkin tercapai jika hanya mengumpulkan total nilai sejumlah 50 milyar rupiah.

Bagi ustadz Ilyas, “dalam mengelola lembaga publik semacam ini, integritas dan kapabilitas adalah dua kunci utama, bagaimana publik mau mempercayakan zakat, infaq dan shadaqahnya kita kelola kalau mereka tidak percaya sama kita? Olehnya itu, track record personil adalah kunci dalam memupuk kepercayaan publik.” pungkasnya.

“Makanya, ketika saya diminta untuk memilih personil yang akan mendukung visi besar ini saya pilihlah anak-anak muda yang saya anggap bisa membantu mewujudkan cita-cita besar ini. Andi Taufiq sebagai bendahara, Adlan mengisi posisi sekretaris, Suchrawardi, Abdullah dan yang lainnya saya yakini punya kapabilitas dan integritas untuk mendukung melakoni semua gawean ini, insya Allah. Semoga juga warga DDI bisa solid mendukung langkah ini dengan menyalurkan zakat, infaq dan shadaqahnya melalui LAZIS DDI ini.” harap pimpinan Pondok Pesantren Wahdaniyatillah Maros ini.

Menutup obrolan, ustadz Ilyas mengemukakan “kami di LAZIS DDI mencoba menjalankan program DEZIS DDI. Apa itu DEZIS DDI? Bagaimana supaya kesadaran warga DDI dan masyarakat luas bisa menyadari pentingnya ZIS ini, lebih penting lagi bagaimana ZIS ini dikelola. Jika dikelola dengan baik insya Allah akan berdaya dan berhasil guna. Siapa yang akan mendapatkan dampaknya? Ya tentulah masyarakat dan warga DDI secara khusus. Jadi DEZIS ini adalah Da’wah Edukasi Zakat infaq dan Shadaqah, bagaimana mendakwahkan tentang pentingnya ZIS ini. Jika dikelola baik, bisa jadi lokomotif ekonomi baru bagi bangsa dan negeri ini.”

LAZIS DDI telah membuka kanal-kanal pembayaran Zakat, Infaq dan Shadaqah melalui rekening yang berbeda sesuai niat yang akan membayarkannya. Masing-masing punya rekening berbeda.

Rekening Bank Syariah Indonesia:

  • 7306675502 (LAZIS DDI ZAKAT)
  • 7306675887 (LAZIS DDI INFAQ SHADAQAH)
  • 7306674352 (LAZIS DDI DSKL)

Kanal informasi resmi seputar LAZIS DDI bisa didapatkan melalui nomor WHATSAPP.

ddi abrad 1