DDI dan Anre Gurutta Andi Syamsul Bahri
DDI
Pendirian: DDI didirikan pada 1938 di Mangkoso, Barru, Sulawesi Selatan.
Pendiri utama: AGH. Abdu Rahman Ambo Dalle.
Latar belakang:
Pada masa itu, umat Islam di Sulawesi menghadapi...
AGH. ABDUL WAHAB ZAKARIYA: MEMBUKA JALAN MENUJU DDI YANG UTUH DAN SOLID
Oleh: AG. Drs. H. Hilmy Ali Yafie
Suatu ketika, siang hari—saya tidak ingat persis kapan waktunya, tetapi peristiwa itu terjadi beberapa tahun setelah lahirnya DDI-AD...
Nurhasan; Perpaduan Apik Ide Brilian dan Aksi Monumental
Makassar, ddi.or.id-- Kabut duka kembali menggelayuti DDI. Rabu (15/01/2025) sekira pukul 08.10 WIB Nurhasan alias Cacang, atau K Cacang sapaan akrab junior-juniornya, pergi meninggalkan...
Sahabatku Nurhasan Patriot DDI
Selamat Jalan Sahabatku, Almarhum Nurhasan, Patriot DDI
Saya ingin berbagi sedikit kisah tentang Almarhum Nurhasan, seorang sahabat yang baru saya kenal dalam beberapa tahun terakhir.
Pertemuan...
Pesan Waketum Kepada PUSKOPDI
Makassar, ddi.or.id.- Waketum PB DDI, AG. H. Helmy Ali Yafie, menghadiri pembukaan kantor PUSKOPDI atau Pusat Koperasi Darud Da'wah wal Irsyad di Makassar, yang...
Kesederhanaan Umar
Kesederhanaan Umar bin Khattab sangat layak dijadikan teladan bagi kita yang senantiasa mendamba pemimpin sederhana, bersahaja dan paling penting adalah tegas tanpa kompromi.
Umar bin...
AG. H. Amberi Said (Bagian Ketujuh)
Suatu hari, tanggal 29 Juli 1985, selesai salat Asar, Gurutta Amberi Said berkeliling mengelilingi pondokan-pondokan santri yang bertebaran diantara rumah-rumah penduduk.
Menjelang Magrib, ia menanam...
Perang Tapi Manusiawi
Perang tapi manusiawi. Dalam bahasa nabi, orang-orang Islam dilarang selalu berharap ketemu musuh, tapi ketika ketemu juga dilarang lari kecuali dalam kondisi tertentu.
Perang dalam...
AG. H. Amberi Said (Bagian Keenam)
Tahun 1965, Gurutta Amberi Said memperoleh kesempatan menunaikan ibadah haji.
Selanjutnya, untuk lebih mengembangkan pesantren yang dipimpinnya, empat tahun kemudian Gurutta H.M.Amberi Said mendirikan Fakultas...
AG. H. Amberi Said (Bagian Kelima)
Suatu ketika, komandan pasukan DI/TII melarang mesjid-mesjid yang ada di sekitar Mangkoso untuk menggunakan bedug dan salat tarawih dua puluh rakaat. Mereka mengancam akan...

















